7 Tips Traveling saat sedang Hamil

Seseorang pasti menginginkan liburan atau traveling, namun ibu hamil apa boleh. Babymoon adalah liburan yang dilakukan saat sang ibu sedang mengandung atau sebelum melahirkan bayinya.

Meskipun ada pendapat bahwa traveling ketika hamil merupakan salah satu hal yang tabu. Tetapi dengan demikian, seorang ibu yang hamil tidak boleh merasakan  sebuah tekanan bahkan stres. Salah satu cara untuk menghindarinya adalah dengan berlibur atau traveling.

Berikut 7 tips traveling saat sedang hamil

Diskusikan tujuan wisata bersama pasangan

Diskusikan dengan suami Traveller terutama tentang tujuan wisata babymoon. Tempat wisata yang paling cocok biasanya tempat yang damai dan sunyi namun tetap memiliki fasilitas kolam renang agar tetap dapat berolahraga saat traveling. Bersikap terbuka dengan suami lebih menguntungkan ketika merencanakan babymoon.

Pertimbangkan beberapa hal sebelum traveling

Traveling saat sedang hamil bukan berarti tidak memperhatikan beberapa hal penting. Misalnya akses rumah sakit dari tempat wisata, transportasi yang digunakan seperti pesawat, kereta api atau kendaraan pribadi, juga yang paling penting adalah lamanya perjalanan. Disarankan tidak melebihi 2 jam perjalanan ke tempat wisata.

Waktu Terbaik untuk Traveling

Dalam kongres dokter kandungan dan ginekolog Amerika (ACOG) menyarankan waktu paling tepat untuk traveling dengan menggunakan pesawat terbang adalah pada usia kandungan antara 14 minggu hingga 28 minggu atau pada tri-semester kedua.

Beberapa maskapai penerbangan mengizinkan wanita hamil untuk traveling dengan melampirkan surat keterangan dari dokter. Biasanya pada usia kehamilan memasuki 32 minggu, dokter sudah melarang ibu hamil untuk traveling.

Ikuti nasihat dokter

Ikuti saran dan nasihat dari dokter kandungan Traveller. Karena dokter memahami risiko kehamilan yang akan terjadi. Pastikan semua penerbangan yang dilakukan diketahui dan melampirkan surat rekomendasi atau izin dari dokter kandungan.

Buat Traveller nyaman dalam perjalanan

Kurangi makanan yang memproduksi banyak gas atau minuman bersoda sebelum terbang, karena kabin di dalam pesawat akan meningkatkan ketidaknyamanan diakibatkan perut berisi gas dan kembung.

Pilih kursi dekat lorong sehingga lebih memudahkan untuk ke toilet atau sekadar ingin berjalan-jalan.

Terus bergerak

Jika traveling menggunakan mobil pribadi, gunakan kesempatan untuk lebih banyak beristirahat agar tetap dapat bergerak dan tidak terlalu banyak duduk. Minum air putih secukupnya agar tidak dehidrasi. Istirahatlah setiap dua jam perjalanan jika jarak yang ditempuh lebih dari empat jam.

Jaga keselamatan dan kesehatan

Patuhi semua peraturan baik saat menggunakan pesawat terbang maupun saat menggunakan kendaraan pribadi. Tetap menggunakan sabuk pengaman.